Asal Usul Imlek Dan Perayaan Tahun Baru China

Asal Usul Imlek Dan Perayaan Tahun Baru China

Perayaan tahun baru China atau Chinese New Year merupakan perayaan yang paling dinantikan oleh semua warga etnis Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama zhengyue (正月) penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Gomeh (十五暝 元宵節)yaitu Festival Lentera hari kelima belas.

Perayaan tahun baru ini sangat identik dengan warna merah, pertunjukan barongsai, dan juga angpao. Malam tahun baru imlek disebut dengan chuxi (除夕) yang artinya “malam pergantian tahun”. Tahun ini imlek dirayakan pada tanggal 1 februari.

 

 

Asal Usul Imlek Dan Perayaan Perayaan Tahun Baru China

Menurut buku yang berjudul Jingchu Sui Shi Ji (荊楚歲時記), catatan kebiasaan tahun baru Jingchu yang dibuat pada zaman Dinasti Selatan dan ditulis oleh Zong Lin (498–561). Zaman dahulu ada seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan, ada juga yang menyebut dari bawah laut, bernama nian (年) yang muncul diakhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak, dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri, para penduduk menaruh makanan didepan pintu pada awal tahun agar Nian memakan makanan yang sudah mereka siapkan dan tidak akan menyerang ataupun memangsa ternak dan hasil panen mereka.

Dan pada suatu waktu penduduk melihat Nian berlari ketakutan setelah melihat seorang anak kecil yang mengenakan baju berwarna merah. Sejak saat itu Nian tidak pernah datang lagi kedesa untuk menyerang penduduk.

Pada akhirnya Nian ditangkap oleh Hongjun Laozu (鸿钧老祖). Adalah seorang dewa Taoisme dalam kisah Fengsheng Yanyi, dan dijadikan kendaraan Hongjun Laozu.

asal usul imlek

Nian (年)

Kemudian para penduduk percaya bahwa Nian takut dengan warna merah, sehingga setiap tahun baru akan datang, mereka akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas merah dijendela dan pintu. Para penduduk juga menggunakan kembang api untuk menakut-nakuti Nian. Tradisi mengusir Nian ini kemudian berkembang menjadi perayaan tahun baru, yang disebut guonian (过年).

 

Perayaan Imlek di Indonesia

Seperti perayaan imlek di Tionghoa, perayaan imlek di Indonesia juga dirayakan dengan meriah oleh para kelompok etnis Tionghoa. Beragam acara diselenggarakan untuk meramaikan tahun Baru China ini. Dan biasanya dirayakan selama 15 hari.

Banyak hal yang mereka siapkan ketika imlek diantaranya melaksanakan pemujaan kepada leluhur, seperti dalam upacara kematian, memelihara meja abu, atau lingwei (lembar papan kayu bertuliskan nama almarhum leluhur), bersembahyang leluhur seperti yang dilakukan pada hari Ceng Beng (hari khusus untuk berziarah dan membersihkan kuburan leluhur)

 

Baca juga…

25 makanan khas China yang enak dan populer

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. 3 Februari 2022

    […] Tentunya masih terdapat banyak artikel lain dari admin MandarinMe yang bermanfaat diantaranya asal usul tahun baru imlek dan perayaan tahun baru China. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.